UJIAN SEKOLAH

Ujian sekolah sangat memprihatinkan. sebagai cambuk belajar para siswa silakan download nilainya

DOWNLOAD DISINI

UNAS SEMAKIN DEKAT

 SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta baru saja melaksanakan Ujian Praktik untuk kelas 9 yang berjumlah 300 siswa.  Seluruh warga sekolah berharap bahwa hasil UNAS tahun ini tidak mengecewakan, justru kepala sekolah, Heriyanti, S.Pd.,MM. meminta guru untuk lebih keras bekerja memantapkan persiapan dan bekal bagi siswa dalam menghadapi UNAS saat ini. Kepada para siswa Heriyanti, S.Pd., MM meminta siswa agar mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh UNAS tahun 2012.
Selain itu, Kepsek juga mengingatkan bahwa waktu ujian sudah sangat dekat dan kita tidak punya waktu untuk santai. Setiap detik harus dimanfaatkan untuk terus meng-UpDate kemampuan kita dari berbagai sumber, termasuk sumber dari internet. Kepala sekolah mendorong agar sarana akses internet sekolah dioptiomalkan oleh siswa kelas 9 untuk download prediksi materi-materi UNAS tahun 2012
Berikut adalah prediksi soal Unas Bahasa Indonesia sebagai bahan latihan/belajar

HASIL TPM UNAS TAHAP 2

TPM Unas tahap ke-2 DIY telah dilaksankana tanggal 20-23 Pebruari 2012. Adapun hasil dari TPM Unas tahap 2 dapat diunduh pada tautan berikut.

DOWNLOAD DI SINI

NILAI TPM UNAS I

Nilaia TPM Unas tahap i dapat di download di sini

DOWNLOAD

PREDIKSI SOAL UNAS SMP 2012

Ujian Nasional merupakan alat yang dijadikan pemerintah atau Kemendikbud untuk menilai untuk meluluskan atau tidak meluluskan seorang siswa. Jika nilai yang diperoleh oleh siswa melebihi angka yang ditargetkan oleh pemerintah, maka siswa tersebut tentunya nanti akan lulus. Begitu juga sebaliknya.

Disini saya  menyediakan Prediksi Soal Ujian Nasional SMP 2012 yang dapat digunakan oleh para siswa kelas IX. Silakan klik paket soal yang diinginkan.

1. Prediksi UNAS 2012 paket 1

2. Prediksi UNAS 2012 paket 2

3. Prediksi UNAS 2012 paket 3

4. Prediksi UNAS 2012 paket 4

5. Prediksi UNAS 2012 paket 5

 

Konvensi

Konvensi
Cerpen A. Mustofa Bisri

Sungguh aku bersyukur. Sebagai dukun yang semula paling-paling hanya nyapih dan nyuwuk anak kecil monthah, rewel dan nangis terus, atau mengobati orang disengat kalajengking, kini —sejak seorang sahabatku membawa pembesar dari Jakarta ke rumah— martabatku meningkat. Aku kini dikenal sebagai “orang pintar” dan dipanggil Mbah atau Eyang. Aku tak lagi dukun lokal biasa. Pasienku yang semakin hari semakin banyak sekarang datang dari mana-mana. Bahkan beberapa pejabat tinggi dan artis sudah pernah datang. Tujuan para pasien yang minta tolong juga semakin beragam;  mulai dari mencarikan jodoh, “memagari” sawah, mengatasi kerewelan istri,hingga menyelamatkan jabatan. Waktu pemilu kemarin banyak caleg yang datang dengan tujuan agar jadi. Read the rest of this entry

Model Pembelajaran Bermain Peran

Dalam pembelajaran guru dan peserta didik sering dihadapkan pada berbagai masalah, baik yang berkaitan dengan mata pelajaran maupun yang menyangkut hubungan social. Pemecahan masalah pembelajaran dapat dilakukan melalui berbagai cara, melalui diskusi kelas, Tanya jawab antara guru dan peserta didik, penemuan dan inkuiri. Read the rest of this entry

Belajar Bahasa Indonesia dengan Diskusi

1. Pendahuluan

Pembelajaran (learning) bahasa harus dibedakan dengan pemerolehan (acquiring) bahasa. Jika pemerolehan bahasa terjadi secara tidak disengaja, maka pembelajaran bahasa diperoleh dengan sengaja. Jika pemerolehan bahasa terjadi karena kehendak kuat untuk menjadi bagian (bersoialisasi dengan) atau kehendak kuat untuk dianggap sebagai warga pemilik bahasa itu, maka Read the rest of this entry

Jakarta 3030

Jakarta 3030 

Cerpen: Martin Aleida

BONGKAH emas yang menengger di puncak Monumen Nasional sudah lama ditakik dan disingkirkan dari tempat duduknya. Dia digelindingkan begitu saja di daratan. Tak lebih berharga dari segundukan tanah merah. Read the rest of this entry

Peradilan Rakyat

Peradilan Rakyat

Cerpen Putu Wijaya
Seorang pengacara muda yang cemerlang mengunjungi ayahnya, seorang pengacara senior yang sangat dihormati oleh para penegak hukum. Read the rest of this entry