Unsur-Unsur dalam Pembacaan Cerpen
Pada pertemuan ini kamu diajak membacakan kembali cerpen dengan lugas dan menanggapi cara pembacaannya. Intonasi dalam pembacaan sebuah cerita, khususnya cerita pendek, hendaknya diperjelas agar pendengar dapat membedakan suasana yang terjadi dalam cerita tersebut.
Misalnya, saat suasana gembira hendaknya menggunakan intonasi yang bernuansa riang, kuat, dan tinggi. Begitu juga saat suasana haru, sedih, lucu, dan sebagainya, hendaknya disesuaikan intonasinya. Selain itu, segi lafal juga harus jelas pengucapannya. Hal ini karena lafal sebuah kata atau kalimat menentukan makna kata atau kalimat tersebut. Apabila pengucapan lafal tidak jelas, akan berdampak pada pendengar. Misalnya, kurang dapat memahami isi cerita karena tidak dapat membedakan makna kata atau kalimat yang diucapkan. Unsur terakhir adalah mimik atau ekspresi wajah. Hal ini perlu dimunculkan dengan tujuan untuk menimbulkan ketertarikan pendengar terhadap cerita pendek yang dibacakan tersebut.
BELAJAR BAHASA THAILAND
ICTMSNJOGJA
BSE
Dinas Pendidikan Kota
e-dukasi.net
JARDIKNAS
JOGJABELAJAR
Konsultasi Belajar
TV Edukasi
Tinggalkan Sebuah Komentar
Komentar (1)